Wednesday, April 10, 2013

Jalan jalan


Seminggu yang lalu ada dinas ke Pulau Kundur, sebuah pulau di Kepulauan Riau. Kalau mau kesana harus  melewati perjalanan darat laut dan udara. Rutenya naik pesawat wings/sky dari Bangka - Batam, dari Batam lanjut naik kapal ke Karimun  dan dari pelabuhan yang berbeda di Karimun naik kapal yang lebih kecil ke Kundur. 

Berhubung kalo mau ke Kundur harus melewati Batam dulu jadinya biar sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, dan udah lama ga liburan gw memutuskan untuk nyebrang ke singapur dulu dari Batam. Ongkos fery batam singapur sekitar kurang lebih 160 ribu. Pelabuhannya bagus, kapalnya juga bagus, safety terjamin dan tepat waktu  beda banget sama pelabuhan domestiknya kondisinya cukup mengenaskan.

Ada apakah di Kundur? sementara banyak orang Indonesia di tahun 2013 pun banyak yang belum tahu dan mendengar tentang pulau ini, orang Belanda ratusan tahun yang lalu sudah berhasil mengeruk kekayaan alam berupa timah dari pulau ini ( dan orang Indonesia kebagian sisa sisanya aja). Kundur adalah pulau penghasil timah selain Bangka dan Belitung dengan kondisi cadangan yang kata orang geologi masih cukup bagus. Jadi kantor gue punya cabangnya disana.







Walopun kalo pas lagi di singapur suka bete karena gempor jalan kaki, susah cari makan, dan harga sebotol air putih yang mahal tapi kalo udah pulang selalu pengen balik dan balik lagi kesini.

Nah pas malem malem iseng iseng ke esplanade, eeh lagi ada festival musik rupanya. Dan ternyata esplanade itu terbuka untuk umum. Ga ada satpam, walopun cctv ada disetiap sudut. Dan gedungnya canggiih, di di tembok di lorong yang sepi ada hologram hologram (atau apalah namanya) hasil karya seni kontemporer seniman senimannya singapur kali yah. Terus di luar gedung lagi ada konser gitu, ga ngerti siapa yang nyanyi tapi lokasinya spektakuler gitu, di pinggir singapore river, penontonnya juga ga terlalu rame. Dengan tersajinya hiburan gratis seperti ini kayaknya orang orang singapur sesungguhnya ga punya alasan yang valid buat bunuh diri.

Terus di dalemnya lagi ada yg showcase gitar akustikan gitu, rupanya artis dari malaysia namanya az samad, kalo di indonesia semacam Tohpati.Lightingnya bagus, kursi penontonnya sofa sofa empuk, AC nya dingiiin dan lagi lagi gratis. Artis dari indonesia yang di jadwalin manggung  disini white shoes and couple company. Di jakarta ada yang kayak beginian kah..??? Esplanade dan sekitarnya itu kayaknya cocok jadi tempat buat pacaran hehe.. terus tiba tiba ada sinar laser memancar mancar dari atap hotel marina bay sands yang berbentuk kapal itu. Canggiiih. Aduh norak amat yak gue..berhubung gue taunya juga ya cuma singapur..


Tapi kalo dipikir pikir kok bisa ya mereka membangun negaranya sekeren ini padahal ga punya sumber daya alam kayak kita misalnya. Gw rasa modalnya adalah kesungguhan, kerja keras, pemerintahnya yang amanah dan rakyatnya yg nurut dan disiplin adalah kunci suksesnya. Walopun gosipnya di singapur banyak penduduknya yg stress karena hidup dalam tekanan tinggi. Keliatan sih dari muka mukanya yang jarang senyum dan suka asik sendiri maenin hp, kalo gw intip sih rata rata maen game atau facebook dan juga gw salut kecepatan jari mereka ngetik di hp. Kalo taun lalu se MRT rata rata hpnya iphone semua kalo kemaren udah ganti nyaris samsung s3 semua, jaraaang banget liat yg pake bb.













Tentang Pulau Bangka

Empat tahun tinggal di bangka, membuatku punya persepsi lain tentang luar Pulau Jawa. Apa apa lebih mahal dari harga harga di Pulau Jawa. Pertama kali tau harga harga disini bikin shock. Tapi lama lama terbiasa juga. Enaknya pas pas pulang ke Bandung atau Kuningan, apa apa kerasanya jadi muraaah haha. Jadi sebenernya apa apa mahal itu belum tentu bikin masyarakatnya sengsara. Buktinya di Bangka nyaris ga ada pengemis, pengamen atau anak anak gelandangan di lampu merah. Jadi luxurynya tinggal di bangka biar ga ada mal atau tempat hiburan yang hip adalah kita tidak disuguhi pemandangan miris pengemis, anak gelandangan dsb kayak di bandung atau jakarta. Mungkin hal ini karena Bangka cukup kaya dengan sumber daya alamnya yaitu timah, kelapa sawit dan lada. Pada tahun 1998 dimana di belahan Indonesia yang lain sedang mengalami krisis moneter justru orang orang Bangka banyak yang kayak mendadak karena harga lada mencapai Rp 100.000/kg sedangkan mereka punya berton ton lada. Ada cerita lucu, ada daerah yang belum teraliri listrik tapi penduduknya makmur makmur, mereka tetep beli kulkas walaupun ga ada listrik, alhasil kulkasnya beralih fungsi jadi lemari baju. Ada ada saja.

Mungkin karena kesejahteraan penduduknya diatas rata rata orang Indonesia pada umumya, orang Bangka ini menurutku baik baik, ramah dan ga hobi rusuh dan ga hobi demo. Mau BBM naik mau hari buruh nyaris ga pernah ada demo apalagi demo anarkis. Lagi pula di Bangka yang panas ini males banget kali demonstrasi di siang bolong.

Lalu yang aku salut, penduduknya demokratis. Bangka Belitung adalah salah satu contoh keberhasilan asimilasi budaya Melayu dan Cina. Hidup rukun berdampingan selama ratusan tahun, tidak pernah ada pergesekan SARA. Siapapun, etnis apapun boleh nyalon jadi caleg, jadi eksekutif. Aku yang tumbuh di lingkungan yang homogen dan sedikit rasis heran ngeliat baligo baligo kampanye yang mau nyalon jadi caleg bupati dan walikota banyak dari etnis cina. Ternyata di bangka itu emang demokratis dan tidak pernah mempermasalahkan masalah SARA.

Tapiii yang menyebalkan dari orang Bangka (dan Indonesia pada umumnya) banyak yang gak punya etika dalam berlalu lintas, suka ga mau ngalah sama yang pejalan kaki yang mau nyebrang. Ini mah penyakit orang Indonesia pada umumnya sih..


Fakta Tentang Pulau Bangka

  1. Nyaris ga ada pengemis, pengamen dan anak gelandangan yang tidur di trotoar
  2. Serba mahal
  3. Transportasi umum susah, angkot mahal jauh dekat 3000
  4. Hampir semua orang punya motor (tapi ga pernah macet)
  5. Ga ada makanan enak kecuali kerupuknya ( ini sih pendapat pribadi)
  6. Pantainya bagus tapi ngebosenin ( ini pendapat pribadinya juga)
  7. Panaaas banget
  8. Terbuka dan ramah sama pendatang
  9. Peluang usaha banyak
  10. Ga ada mal, ga ada bioskop, belakangan baru ada hypermart


Thursday, February 28, 2013

My fave song of the week


Currently i listen to this song over and over again

Random post

 This is going to be random and short post..

Karena sebagian di pindahin ke site, kantor jadi sepiiii banget. Sampe kedengeran suara tik tok tik jam, begitu pun kalo ada yang nguap, kedengeran haha... Tiba tiba semua jadi pendiam, sibuk sama kerjaan masing masing. Ruangan jadi terasa begitu luas dan sepi..hhhh makin ga betah aja..











Wednesday, January 16, 2013

Pameran INACRAFT


Pameran Inacraft adalah pameran produk produk pilihan kerajinan buatan asli indonesia. Barangnya bagus bagus banget. Karena mengusung fair trade jadi harganya agak mahal sedikit. Tapi produknya memang berkualitas, unik dan eksklusif. Pameran diadakan setahun sekali, biasanya pas bulan April. Dan ini pameran april 2012 lalu tempatnya Di JCC.

Gak berhenti hentinya berdecak kagum liat hasil kerajinan yang dipamerkan. Gak rugi deh dateng jauh jauh dari Bangka (niat abis pokoknya). Semoga tahun depan bisa dateng lagi.




Clutch dari berbagai kain tradisional

ngiler..hehe





sebenarnya dilarang foto, ini hasil curi curi


manisnyoo







Tenun Bali, menyesal gak beli ughhh..

cantik ya.. sayang harganya muahaal


Wednesday, January 9, 2013

Asuransi dalam Islam



Tempo hari saya bertanya kepada teman sekantor “mba punya asuransi ngga?' jawab si mba nya “ ngga, takut haram”. Berhubung saya belum tau referensi soal ini jadi ya obrolan tidak berlanjut.

Lalu suatu saat saya menemukan ternyata dalam Islam, asuransi itu ada lo, namanya adalah tabarru yang artinya tabungan bersama dengan para sahabat.

Dan tabungan bersama ini nantinya akan di berikan kepada si penabung yang mengalami musibah. Dasarnya adalah gotong royong  tolong menolong jadi dari awal memang sudah berkomitmen untuk mengikhlaskan uang yang kita tabung bakal hangus. Tabungan ini fungsinya sebagai jaring pengaman  untuk keluarga kita kalau kita terkena musibah.

Jadi tabarru ini sistemnya mirip mirip asuransi jiwa murni kan. Dimana kita membayar premi yang tidak terlalu besar tapi jika terjadi sesuatu kita mendapat uang pertanggungan yang jumlahnya besar. Walaupun sekilas tampak rugi karena kalau tidak terjadi apa apa, preminya bakal hangus. Tapi kalau di hitung hitung sistem premi yang tidak hangus malah mengharuskan kita membayar premi lebih tinggi dengan uang pertanggungan yang tidak maksimal.

Nah dengan sistem asuransi murni ini kita bisa membayar lebih sedikit dengan hasil yang lebih besar.

Dunia per-asuransian kan semakin canggih, premi yang kita bayarkan tidak duduk duduk diam tapi di investasikan lagi sama si perusahaan asuransi dan salah satunya di pasar modal.

Nah masalah halal haram, sudah jelas kok asuransi syariah akan menginvestasikan uangnya di saham saham yang tidak melanggar ketentuan syariah acuannya salah satunya yaitu Jakarta Islamic Index, yaitu list saham perusahaan yang tidak melanggar ketentuan syariah. 


Contoh ;

Asji Murni
Unitlink
Uang premi
3 juta/tahun
 6 juta pertahun
Uang pertanggungan (UP)
1 Milyar
200 juta



*catatan : Uang premi dan UP Asji murni ini tergantung masing2 perusahaan asuransi nya sih. Tapi persahaan asuransi  cigna ada yang premi produk asji murninya cuma Rp. 160.000/tahun tapi saya ngga tahu  uang pertanggungannya berapa. Silakan dicek websitenya

Ilustrasi :

jika saya memilih Asji murni, saya masih punya sisa 3 juta yang bisa saya gunakan untuk membeli produk investasi yang lain seperti reksadana atau emas.




return
Jangka waktu

Reksadana saham
 3 juta setahun atau 250 ribu/bln
20.00%
10 tahun
Rp. 95,590,888.63
Emas
3 juta/tahun
25.00%
10 tahun
Rp 133,201,165.99
Unitlink
6 juta/tahun
15.00%
10 tahun
Rp. 82.551.000.00



Nah ternyata lebih untung kita investasi sendiri ya, dibanding dengan digabung sama unit link

Catatan :

* kalau mau menghitung return – return an silahkan buka link ini masukan angka sesuka anda dan otomatis akan keluar hasilnya  http://mandiri-investasi.co.id/index/nilai/0/Nilai-Investasi-Anda.html#form_b

* Reksadana saham bisa melebihi dari 20 % returnnya, bisa naik dan juga bisa turun

* asumsi return unitlink paling tinggi hanya 15 % (ini ditentukan oleh si perusahaan asuransinya sendiri lo bukan asumsi saya) mungkin karena porsi investasi yang bertahap dari tahun ke tahun seperti di bawah ini,dan banyak cost ini itu jadi memang kurang maksimal hasilnya

* investasi unitlink juga bisa turun nilainya seperti reksadana toh uangnya sama sama dimainkan di pasar modal.
 


*behubung kinerja emas akhir akhir ini moncer, investasi yang satu ini memang cukup aman bahkan dari jaman nabi ( asal jangan menyimpannya di bawah bantal atau lemari ya, sewalah save deposit box di bank. 1 tahun dengan ukuran kecil ada yang biaya sewanya cuma 100 ribu kok) dan investasi ini sangat sangat likuid tinggal di bawa ke toko emas kalau mau di jual lagi.


Nah produk Asuransi Jiwa murni ini katanya makin banyak, yang saya tahu yang punya produk Asji Murni dengan premi terjangkau adalah sunlife dan Cigna. Kalau mau yang halal carilah yang syariah.

Jadi kalau mau jadi agen asuransi yang mulia  berjualanlah asuransi murni. Hehehe..

Jika terjadi apa apa dengan kita sebagai pencari nafkah, rasanya pasti tidak tenang kan meninggalkan keluarga yang secara ekonomi bergantung kepada kita tanpa meninggalkan  bekal yang cukup bagi mereka.

Dunia keuangan, sistem ekonomi semakin kompleks. Dan tentunya kita harus sadar, kalau kita juga punya peran di dalamnya, sehingga tidak menjadi korban permainan sistem. Minimalnya adalah Melek mengenai basic financial literacy agar tidak menjadi korban inflasi. Hehe..

pengalaman saya mulai melek financial literacy adalah :

1.      Baca bukunya Ligwina hananto yang judulnya untuk-indonesia-yang-kuat-100-langkah-untuk-tidak-miskin
2.      Rajin buka buka Kontan.co.id, infovesta.com,qmfinancial.com
3.      Lalu di praktekan
4.      Belajar terus menerus jangan ketinggalan informasi karena sekarang sekarang ini semuanya bisa berubah dengan cepat sekali